Personal Branding dan Corporate Branding: Mana yang Lebih Efektif?
Di era serba personalisasi, brand tanpa sosok personal jadi kelihatan dingin. Itu kenapa personal branding dan corporate branding penting.
Di era serba personalisasi, brand tanpa sosok personal jadi kelihatan dingin. Itu kenapa personal branding dan corporate branding penting.
Nerapin FOMO marketing gak cukup cuma bikin “hype” doang. Ada larangan dan ketentuannya biar hasilnya maksimal. Apa aja itu?
59% konsumen memilih brand yang udah mereka kenal dan percaya. Kenapa bisa begitu? Ada banyak, salah satunya karena memakai CBBE model.
80% pelanggan menganggap digital customer journey yang dikasih brand sama pentingnya dengan produk itu sendiri. Lalu gimana cara bikinnya?
Kalau kamu pengin bikin konten berdasarkan trending topic, artikel ini membahasnya dari mulai cara nemuin topiknya, sampai eksekusinya.
Di artikel ini kita bakal membahas lengkap, mulai dari apa itu angle copywriting, 10 cara nemuin angle yang tepat, sampai tips nerapinnya.
Ada enam pola psikologis yang bikin orang terdorong buat nge-share sebuah konten. Pola itu kemudian dia rangkum dalam STEPPS. Apa saja itu?
Sebelum pakai storytelling marketing, penting buat tahu jenis, struktur, dan elemennya. Sebab kalau tidak, storytelling kamu bakal berantakan.
Brand kini perlu menerapkan personalized marketing. McKinsey melansir, 71% konsumen sekarang lebih loyal ke brand yang pembawaannya personal.
Adam Mosseri, Head of Instagram, bilang bahwa ada sejumlah update instagram marketing 2025. Yuk, intip melalui artikel ini!